Anggapan Buruk Yang Perlu Dibuang Untuk Sukses Menurut Sri Mulyani

Posted by Ciluk Ba' Kampus on 4/01/2017 with No comments
Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D atau lebih akrab di panggil Sri Mulyani, lahir di Bandar Lampung, 26 Agustus 1962, umur 54 tahun, merupakan wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010 hingga ia dipanggil kembali oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Keuangan dalam Kabinet Kerja menggantikan Bambang Brodjonegoro sejak 27 Juli 2016.

sumber gambar : qerja.com
Menurutnya, menjadi seorang Menteri Keuangan merupakan sebuah tugas yang sangat penting karena tugas tersebut merupakan kehormatan bagi Beliau sendiri dan keluarga untuk berbakti dan mengabdi pada bangsa dan negara. Sri Mulyani memang kerap menggelorakan semangat kecintaan pada bangsa dan negara, yang menjadi visinya dalam berkarya, dan menjadi teladan bagi generasi muda.

Sri Mulyani juga merupakan seseorang yang memprakarsai berdirinya Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bertujuan membantu putra-putri Indonesia menerima beasiswa untuk kuliah di luar negeri, yang mengungkapkan ada lima anggapan salah atau keliru dan harus dibuang jauh-jauh oleh generasi muda jika ingin meraih sukses.

Nah, apa saja? Silahkan simak rangkuman berikut.

1. Anggapan "Saya tidak Pandai" (I am not clever)
sumber gambar : Brilio.net
Saat kamu ingin mencapai suatu keberhasilan, kadang ada saja hambatan atau keyakinan yang muncul dan kerap kali melemahkan diri kita, yaitu perasaan saya tidak pandai. Anggapan tersebut tentu saja harus dibuang jauh-jauh karena dapat membuatmu ragu dalam melangkah.

Yakinlah bahwa hakikatnya semua orang diberi kecerdasan. Ketika seorang bayi lahir, Tuhan telah menganugrahkan satu triliun sel saraf untuk berpikir dan mengembangkan diri di dalam otak. Tugas kita adalah mengasah dan melatih potensi otak dan kecerdasan yang kita miliki, demi mewujudkan apa yang kita impikan.

2. Anggapan "Saya tidak berbakat" (I am not talented)
sumber gambar: merdeka.com
Mungkin ada di antara kita yang beranggapan bahwa "bagaimana mungkin saya bisa menjadi pedagang yang sukses? Saya tidak memiliki berbakat berdagang. Ayah saya saja hanya seorang petani, yang tidak tamat SD".

Anggapan yang begitu pula yang perlu kita hilangkan dari dalam diri kita. Banyak pengusaha sukses nyatanya datang dari keluarga petani atau keluarga dari ekonomi bawah.

"I am not talented" tak boleh menjadi alasan kita untuk tidak dapat merasakan kesuksesan dalam kehidupan ini. Sepanjang kita terus berusaha dan tekun belajar, sering mencoba serta tak pantang pantang menyerah, percayalah bahwa sukses akan ada digenggaman kita.

3. Anggapan "Saya tidak cantik/tampan" (I am not beautiful/handsome)
sumber gambar : merdeka.com
"Dia sukses karena dia cantik, sedangkan saya tidak cantik", ada juga beberapa orang yang beranggapan demikian. Padahal dalam meraih kesuksesan, tak ada yang namanya sukses haruslah cantik atau tampan.

Siapa pun kamu, bagaimana pun wajah atau penampilan fisikmu, semua punya peluang yang sama
untuk bisa sukses.

"Baca Juga: 
4. Anggapan "Saya kurang beruntung" (I am not lucky)
sumber gambar : yogiafrian93.blogspot.com
Pikiran seperti itu juga perlu di hapus dari benak kita.Sukses tidak berkaitan dengan masalah keberuntungan. Malah keberuntungan hanya sekedar bumbu tambahan dan mengikut ketika kita memiliki potensi, fokus, memiliki tujuan, serta konsisten dalam meraih kesuksesan.

5. Anggapan "Saya tidak kaya" (I am not rich)
sumber gambar : bisnis.liputan6.com
Jangan beranggapan jika orangtua kita kaya, kita juga akan ikut kaya dan bisa sukses, belum tentu. Faktanya, banyak orang yang hidupnya sukses, dengan mulai dari bawah atau berasal dari keluarga yang kurang mampu. Intinya yang utama bagaimana kita selalu intropeksi diri apa yang menjadi kelemahan dan kekuranganmu, dan selanjutnya perbaiki diri untuk menjadi lebih baik

Itulah anggapan-anggapan yang perlu kita hilangkan dari pikiran kita. Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sukses, seperti suksesnya Ibu Sri Mulyani.

Sumber:
hitsss.com
Categories: