Info Seputar Dunia Kampus dan Mahasiswa

Saturday, April 15, 2017

Slip Pembayaran Uang Kuliah Hilang, Ini Yang Mesti Kamu Lakukan

Slip pembayaran uang kuliah merupakan bukti transaksi yang dikeluarkan oleh BANK bahwa seorang mahasiswa telah melunasi kewajibannya untuk membayar uang kuliah. Mahasiswa dikatakan aktif pada sebuah institusi Perguruan Tinggi apabila telah melakukan kewajiban ini. Pembayaran uang kuliah pada umumnya dibayar setiap semester, nominal pembayaran setiap mahasiswa pun berbeda-beda sesuai dengan ketentuan dari Perguruan Tinggi.


Slip pembayaran uang kuliah ini sangat penting, karena digunakan pada saat pemasukan berkas ke institusi, contohnya pemasukan berkas untuk beasiswa, pembelian matakuliah, mendaftar proposal skripsi dan masih banyak lagi. Intinya slip ini begitu penting bagi mahasiswa.

Nah, bagaimana apabila slip pembayaran uang kuliah kita hilang?

Tenang saja, tidak usah bingung, ini beberapa hal yang perlu kamu lakukan apabila slip pembayaran kamu hilang.

Bersikap Tenang

Bersikap tenang merupakan langkah awal yang bisa kita lakukan apabila kita kehilangan sesuatu, termasuk slip pembayaran uang kuliah. Terkadang banyak orang apabila kehilangan sesuatu, dia akan panik dan justru akan memperburuk keadaan. Dengan kamu bersikap tenang maka kamu akan lebih rileks dan dapat berpikir apa yang mesti kamu lakukan selanjutnya.

Memikirkan Dimana dan Kapan Terakhir Kamu Kehilangan

Setelah kamu sudah bisa tenang, kemudian yang mesti kamu lakukan adalah memikirkan dimana dan kapan kamu terakhir menggunakan slip pembayaran tersebut. Jangan sampai slip tersebut hanya tercecer atau terselip dibuku kamu. Kebanyakan mahasiswa menyimpan berkas-berkas penting seperti slip pembayaran ini di dompet, dan apabila dompet hilang, wah beda lagi ceritanya, kamu perlu segera melaporkannya ke pihak berwajib (polisi) untuk mendapatkan Surat Keterangan Hilang.

Bertanya Kepada Orang Yang Lebih Tahu

Selanjutnya adalah yang perlu kamu lakukan adalah bertanya kepada orang yang lebih tahu, contohnya kamu bisa bertanya kepada teman, senior, penasehat akademik, atau dosen kamu yang tahu apa yang mesti dilakukan. Bisa juga googling, membaca artikel-artikel tentang apabila slip pembayaran uang kuliah, seperti yang kamu lakukan sekarang. (Terima kasih sudah membaca artikel kami, hehe)
Baca Juga : 

Datang Ke Tata Usaha Jurusan

Biasanya, pada awal perkuliahan mahasiswa diharuskan untuk memfotocopy slip pembayaran uang kuliah kemudian mengumpulkannya di tata usaha jurusan sebagai arsip jurusan. Tentu saja ini akan membantu mahasiswa apabila memang terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan slip pembayaran ini. Tapi apabila jurusan kamu tidak melakukan hal tersebut, mungkin langkah selanjutnya dapat membantumu.

Kunjungi BAAK

Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) adalah tempat yang selanjutnya perlu kamu kunjungi apabila langkah di atas belum menyelesaikan masalah mu. Silahkan mengadukan masalahmu tentang kehilangan slip pembayaran ini, kemudian kamu akan dibuatkan Surat Keterangan yang menjelaskan kamu telah melakukan pembayaran uang kuliah pada tahun ajaran tersebut. Dan Surat Keterangan ini setara atau menggantikan slip pemabayaran uang kuliah kamu yang hilang.

Sebenarnya ada langkah lain yang bisa dilakukan apabila kehilangan slip pembayaran uang kuliah yaitu membuat ulang slip tersebut di BANK tempat kamu melakukan pembayaran uang kuliah. Namun langkah ini sulit, karena kamu mesti mengingat kapan, dimana, nominal pembayaran berapa, teller-nya siapa, dan harus dikeluarkan di BANK tempat kamu melakukan pembayaran uang kuliah (susah kan jika kita mahasiswa perantauan). Nah, mungkin langkah-langkah di atas lebih praktis untuk dilakukan apabila kamu kehilangan Slip Pembayaran Uang Kuliah.

Saturday, April 1, 2017

Anggapan Buruk Yang Perlu Dibuang Untuk Sukses Menurut Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D atau lebih akrab di panggil Sri Mulyani, lahir di Bandar Lampung, 26 Agustus 1962, umur 54 tahun, merupakan wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010 hingga ia dipanggil kembali oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Keuangan dalam Kabinet Kerja menggantikan Bambang Brodjonegoro sejak 27 Juli 2016.

sumber gambar : qerja.com
Menurutnya, menjadi seorang Menteri Keuangan merupakan sebuah tugas yang sangat penting karena tugas tersebut merupakan kehormatan bagi Beliau sendiri dan keluarga untuk berbakti dan mengabdi pada bangsa dan negara. Sri Mulyani memang kerap menggelorakan semangat kecintaan pada bangsa dan negara, yang menjadi visinya dalam berkarya, dan menjadi teladan bagi generasi muda.

Sri Mulyani juga merupakan seseorang yang memprakarsai berdirinya Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bertujuan membantu putra-putri Indonesia menerima beasiswa untuk kuliah di luar negeri, yang mengungkapkan ada lima anggapan salah atau keliru dan harus dibuang jauh-jauh oleh generasi muda jika ingin meraih sukses.

Nah, apa saja? Silahkan simak rangkuman berikut.

1. Anggapan "Saya tidak Pandai" (I am not clever)
sumber gambar : Brilio.net
Saat kamu ingin mencapai suatu keberhasilan, kadang ada saja hambatan atau keyakinan yang muncul dan kerap kali melemahkan diri kita, yaitu perasaan saya tidak pandai. Anggapan tersebut tentu saja harus dibuang jauh-jauh karena dapat membuatmu ragu dalam melangkah.

Yakinlah bahwa hakikatnya semua orang diberi kecerdasan. Ketika seorang bayi lahir, Tuhan telah menganugrahkan satu triliun sel saraf untuk berpikir dan mengembangkan diri di dalam otak. Tugas kita adalah mengasah dan melatih potensi otak dan kecerdasan yang kita miliki, demi mewujudkan apa yang kita impikan.

2. Anggapan "Saya tidak berbakat" (I am not talented)
sumber gambar: merdeka.com
Mungkin ada di antara kita yang beranggapan bahwa "bagaimana mungkin saya bisa menjadi pedagang yang sukses? Saya tidak memiliki berbakat berdagang. Ayah saya saja hanya seorang petani, yang tidak tamat SD".

Anggapan yang begitu pula yang perlu kita hilangkan dari dalam diri kita. Banyak pengusaha sukses nyatanya datang dari keluarga petani atau keluarga dari ekonomi bawah.

"I am not talented" tak boleh menjadi alasan kita untuk tidak dapat merasakan kesuksesan dalam kehidupan ini. Sepanjang kita terus berusaha dan tekun belajar, sering mencoba serta tak pantang pantang menyerah, percayalah bahwa sukses akan ada digenggaman kita.

3. Anggapan "Saya tidak cantik/tampan" (I am not beautiful/handsome)
sumber gambar : merdeka.com
"Dia sukses karena dia cantik, sedangkan saya tidak cantik", ada juga beberapa orang yang beranggapan demikian. Padahal dalam meraih kesuksesan, tak ada yang namanya sukses haruslah cantik atau tampan.

Siapa pun kamu, bagaimana pun wajah atau penampilan fisikmu, semua punya peluang yang sama
untuk bisa sukses.

"Baca Juga: 
4. Anggapan "Saya kurang beruntung" (I am not lucky)
sumber gambar : yogiafrian93.blogspot.com
Pikiran seperti itu juga perlu di hapus dari benak kita.Sukses tidak berkaitan dengan masalah keberuntungan. Malah keberuntungan hanya sekedar bumbu tambahan dan mengikut ketika kita memiliki potensi, fokus, memiliki tujuan, serta konsisten dalam meraih kesuksesan.

5. Anggapan "Saya tidak kaya" (I am not rich)
sumber gambar : bisnis.liputan6.com
Jangan beranggapan jika orangtua kita kaya, kita juga akan ikut kaya dan bisa sukses, belum tentu. Faktanya, banyak orang yang hidupnya sukses, dengan mulai dari bawah atau berasal dari keluarga yang kurang mampu. Intinya yang utama bagaimana kita selalu intropeksi diri apa yang menjadi kelemahan dan kekuranganmu, dan selanjutnya perbaiki diri untuk menjadi lebih baik

Itulah anggapan-anggapan yang perlu kita hilangkan dari pikiran kita. Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sukses, seperti suksesnya Ibu Sri Mulyani.

Sumber:
hitsss.com

Sunday, March 26, 2017

Analisis SWOT Bagi Mahasiswa

Analisis SWOT merupakan metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strength), kelemahan (weakness),peluang (opportunities), dan ancaman (threats) untuk menganalisis dan menyelesaikan suatu masalah. SWOT merupakan akronim dari empat faktor tersebut.

S  = Strength
W = Weakness
O  = Opportunities
T  = Threats


Faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhid dalam pembentukan karakter mahasiswa, baik dari mahasiswa itu sendiri (internal) maupun dari luar (ekternal).

Di bawah ini adalah analisis SWOT bagi seorang mahasiswa :

1. Strength (Kekuatan)

  • Dukungan, yang dimiliki seorang mahasiswa dan menjadikannya sebagai sebuah kekuatan adalah karena adanya dukungan dari orangtua, keluarga, teman. Hal ini merupakan faktor pemicu bagi seorang mahasiswa dalam menjalankan pendidikannya di perguruan tinggi.
  • Percaya diri, mahaiswa memang harus memiliki rasa kepercayaan diri yang lebih dan menjadikan hal tersebut sebagai kekuatan.
  • Semangat, sangat diperlukan mahasiswa agar dapat terus memacu motivasi dirinya sendiri dalam menjalankan rutinitas di kampus.
  • Keberuntungan, karena alasan tidak semua orang bisa mengeyam pendidikan di perguruan tinggi dan itu patut untuk disyukuri dan tidak disia-siakan oleh mahasiswa
  • Iman, sebagai bekal untuk mengimbangi antara kecerdasan dan keyakinan agar tidak digunakan untuk hal-hal yang merugikan orang lain.
  • Cita-cita, target yang telah diniatkan sejak awal dan itulah yang menjadi pondasi bagi seorang mahasiswa agar bisa fokus dan mewujudkannya.
2. Weakness (Kelemahan)
  • Malas, biasanya hal inilah yang sering muncul ketika seorang mahasiswa telah merasakan kejenuhan dalam rutinitasnya dikampus.
  • Sombong, tekadang mahasiswa memiliki rasa lebih tahu atau lebih bisa dibandingkan temannya atau bahkan dosennya. Menganggap remeh suatu hal sehingga tidak serius menjalaninya.
  • Tidak disiplin, tidak menaati tata tertib yang berlaku baik  urusan administratif maupun kemahasiswaan akan dapat menimbulkan kerugian baik diri sendiri bahkan dapat mengganggu kepentingan mahasiswa yang lain.
  • Kurang bersyukur, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, apabila tidak dsyukuri itu hanya akan menjadi beban baik dia sendiri maupun orangtua yang telah susah payah membiayainya.
  • Salah pergaulan, salah dalam bergaul juga merupakan kelemahan mahasiswa karena hanya akan merusak dan tidak dapat mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya
3. Opportunity (Peluang)
  • Beasiswa, mahasiswa yang memiliki nilai yang bagus memiliki peluang yang sangat besar untuk menerima beasiswa sehingga bisa meringankan biaya kuliah.
  • Lulus lebih cepat, bagi mahasiswa yang benar-benar fokus dalam menjalankan semuaa target perkuliahannya.
  • Sarjana unggul, merupakan sarjana yang telah siap untuk berhadapan dengan dunia pekerjaan
  • Lapangan pekerjaan, peluang bagi mahasiswa bdapat ekerja dan bersaing dengan keahlian pada bidangnya masing-masing
  • Berbakti, mengabdikan ilmu yang telah kita perolah untuk masyarakat demi kemajuan bersama
  • Beribadah, adalah suatu nilai tambah yang kita peroleh selama kita menuntut ilmu.
4. Threats (Ancaman)
  • Lulus lebih lama, jika tidak fokus atau hanya membuang-buang waktu akan menjadikan mahasiswa lulus lebih lama
  • Drop out, jika terus mendapatkan nilai buruk atau membuat kerusakan tentu saja hal ini dapat terjadi bagi mahasiswa
  • Salah jurusan, tidak sesuai dengan minat dan potensi yang dimiliki akan mempengaruhi pengembangan diri dari seorang mahasiswa
  • Pengangguran, efek berkepanjangan dari sifat malas yang kita bina dan pertahankan. Karena orang malas tidak akan dipakai dimasyarakat.
  • Sampah masyarakat, jika otak dan mental kita memang tidak bisa dididik ke arah yang lebih baik dan tidak bisa apa-apa akan membuat mahasiswa menjadi sampah masyarakat nantinya
  • Mengecewakan orang terdekat, jika kita menjadi mahasiswa yang tidak berguna atau tidak bisa diandalkan tentu saja akan membuat orang terdekat kita atau orang yang berharap banyak terhadap kita akan merasa kecewa.
Mahasiswa tentunya harus menyiapkan diri apa yang akan terjadi nantinya, analisis setiap permasalahan dengan baik untuk menjadikan kita sebagai seorang yang memang pantas untuk diandalakan bagi masyarakat banyak.

Friday, March 24, 2017

Cerita Menarik Willy Wijaya : Pemuda Soppeng yang Lolos Seleksi Untuk Mengikuti Youth Adventure Day 2017 di Yogyakarta

Hy Sahabat Ciluk Ba', kami kembali lagi hadir dengan cerita menarik dari seorang mahasiswa, yang berasal dari Universitas Negeri Makassar bernama Andi Willy Wijaya


Andi Willy Wijaya, yang disapa Willy ini merupakan anak kedua dari pasangan Andi Hasanuddin dan Hj. Sarbina. Mahasiswa yang dilahirkan dan dibesarkan dari salah satu desa di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan inisering membuat mimpi-mimpi baru dengan semangat yang mengebuh-gebuh. Mimpinya pun sering ditertawai orang lain yang kadang mengatakan itu mustahil atau tidak masuk akal, tapi dia tetap memegang teguh  komitmen, "Mimpimu masih kecil jika belum ditertawai orang lain", hal inilah yang membuat dia terus bermimpi besar, karena semua berawal dari mimpi.

Dulu, Willy tidak ingin melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Makassar, tetapi orangtuanya yang selalu mendorong untuk menempuh perkuliahan di UNM dengan menjadi seorang pendidik. Semester awal pun dia jalani dengan hanya perkuliahan saja tanpa organisasi karena ia beranggapan bahwa sulit berorganisasi jika rumah sangat jauh dari kampus. Semester demi semester dilewatinya dengan mengamati situasi kampus dan ia mulai mengikuti organisasi seperti GenRe SulSel yang berada di bawah naungan BKKBN dan juga mengikuti bela diri Jit Kun Do di Universitas Hasanuddin, menjadi Asisten Laboratorium Komputer Fisika FMIPA Univeresitas Negeri Makassar, serta bergabung dikomunitas KOMA Youth Collaboration mewujudkan salah satu mimpi dia, salah satunya dapat berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta. 
Baca Juga : 
Baru-baru ini Willy mengikuti event kepemudaan dan lulus menjadi participant Youth Adventure Day 2017 yang merupakan sebuah program pengembangan diri berbasis experiental learning, adventurial, outbond, dan penguatan nilai- nilai kepemimpinan menggunakan ESQ Approach yang diselenggarakan oleh Indonesia Youth Dream dari seluruh Indonesia untuk bersama-sama menggali serta mengembangkan potensi diri sekaligus belajar banyak hal bersama alam. Pendaftar YAD 2017 sebanyak 2523 orang dan hanya 150 orang yang dinyatakan lulus dan diselenggarakan pada 17-19 Maret 2017. Adapun rangkaian kegiatan yang di ikuti seperti Inspiration Session, Knowing Yourself,  
Adventure Session, Green Movement ACtivity, Youth Culture Night, dan Dream Planning Workshop. Sangat banyak manfaat yang Willy peroleh dari kegiatan YAD 2017 seperti bertemu dengan teman-teman yang berlatar belakang berbeda, suku, budaya, bahasa dan tentunya masih banyak lagi.

Intinya jangan pernah berhenti bermimpi karena Diare Roger pernah berkata, "Harapan, mimpi dan aspirasi adalah sah-sah saja. Mereka akan membawqa anda terbang melintasi badai dan jika anda membiarkannya, mereka akan membawa anda di atas awan-awan."

Ini adalah beberapa foto-foto Willy dalam kegiatan YAD 2017

Kumpul bersama dengan teman baru di Kebun Buah Mangunan, Yogyakarta

Foto bareng sebelum Adventure Session YAD 2017

Foto bareng Fasilitator YAD 2017

Foto saat berada di salah satu tempat wisata di Yogyakarta 

Super sekali yah cerita dari teman kita Andi Willy Wijaya, semoga dapat menginspirasi dan untuk teman-teman yang ingin seperti Willy, ceritanya dipublikasikan di Ciluk Ba' Kampus, silahkan langsung saja kirimkan cerita menarikmu di email cilukbakampus@gmail.com

Sunday, February 26, 2017

Indonesia Initiative Leader Forum (IILF) 2017 Menghadirkan Pemateri Sensasional Seperti BJ. Habibie

Di era mineral sekarang ini, kemajuan di berbagai sektor kehidupan tak bisa dihindari dan perubahan besar itu selalu dimulai dari hal-hal sederhana. Pemuda sebaga "Agent of Change" memiliki peranan besar dalam mewujudkan perubahan besar.  Bagaimana jika para pemimpin bangsa, generasi muda dari lintas bidang berkolaborasi dan bertransformasi bergabung dalam satu panggung mahakarya untuk bersatu membangun dan menginspirasi lainnya untuk bergerak bersama?

Poster Mega Seminar IILF 2017

Festival gagasan pemuda-pemudi terbaik bangsa Indonesia,

Indonesia Initiative Leader Forum 2017

mempersembahkan:

Mega Seminar
"Kolaborasi Pemimpin Teladan Bangsa"

Menghadirkan pemateri sebagai berikut:

Prof. Dr. INGDR. SC. MULT. BJ. Habibie (Presiden ke-3 Republik Indonesia)



H. Ganjar Pranowo, SH, MIP (Guberenur Jawa Tengah)



Jemi Ngadiono (Founder 1000 Guru)


Arif Himawan (Founder Inspirator Indonesia dan CEO Beasiswa Update)




Megarini Puspasari (Co-Founder i-Grow)



Andreas Senjaya (Co-Founder Hoshizora Foundation)(dalam penjadwalan)



Cara Pendaftaran:
(Offline)
0821-3788-8059 (Adit)
0822-2538-5989 (Riska)
(COD, Whatsapp Only)

(Online)
Daftar langsung di www.loketic.com

Pemesanan Tiket:
Pre-sale (12-18 Februari) : 50k (*termasuk donasi)
Normal sale (19 Feb - 10 Maret) : 60k (*termasuk donasi)
On The Spot : 75k (*termasuk donasi)

*donasi akan dialirkan untuk mensukseskan program Sahabat Inspirator Indonesia Peduli sebesar Rp 2.500,-

Terbatas !!!
Pendaftaran akan ditutup ketika kuota terpenuhi

Presented by: Sahabat Inspirator Indonesia

Friday, February 17, 2017

Mahasiswa ITS Ini Sukses Menjalin Kerjasama Gerakan Sosial Tingkat ASEAN

Kontribusi dan Kolaborasi identik dengan aktivita para pemuda khususnya mahasiswa. Mahasiswa mempunyai banyak  sekali opsi untuk berkarya. Berbagai bidang dapat dijajal oleh mahasiswa baik mempunyai banyak sekali opsi untuk berkarya. Berbagai bidang dapat dijajal oleh mahasiswa baik sosial, teknologi, lingkungan, bisnis dan lain sebagainya. Yang paling penting, apapun bidang yang digeluti mahasiswa untuk berkontribusi dan berkolaborasi, dampaknya dapat memberikan kebermanfaatn yang optimal.

Sebagai pemuda generasi milenium, globalisasi bukan menjadi tantangan lagi. Globalisasi menjelma menjadi budaya dan gaya hidup sehari-hari pemuda era ini. Bagi sebagian orang yang mampu melihat opportunity globalisasi, globalisasi dapat menciptakan peluang berkembang, daya lecut bahkan perubahan. Hal ini lah yang disadari oleh Diyan Wahyu Pradana, Mahasiswa Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi ITS.

Foto Diyan Wahyu Pradana
Mahasiswa ITS asal Blora Jawa Tengah ini berhasil menjalin kerjasama Gerakan Sosial tingkat ASEAN dalam forum ASEAN University Conference on Public Relations and Communication (APRC) di Malaysia, November 2016 lalu. Kegiatan konferensi yang dihelat oleh IPRMSA Chapter UUM bekerjasama dengan ASEAN Youth Organization dan ASEAN Public Relations Network (APRN) ini dilaksanakan sejak tanggal 18 – 20 November 2016 di Universiti Utara Malaysia, Kedah Darul Aman, Malaysia. Kegiatan bertemakan “One Vision, One Identity, One Community : Fostering Public Relations Network For ASEAN Communities” tersebut dihadiri oleh lebih dari 100 delegasi yang berasal dari berbagai negara diantaranya Indonesia, Filipina, Malaysia, Australia dan Thailand. ASEAN University Conference on Public Relations and Communication 2016 menjadi momentum pertemuan perwakilan institusi dan organisasi yaitu mahasiswa, akademisi serta profesional dari berbagai disiplin ilmu untuk berdiskusi selama tiga hari di UUM.

Gerakan sosial yang Wahyu dan pemuda Blora dirikan sejak tahun 2012 yaitu Pundi Amal Pemuda Indonesia (PAPI) mendapatkan bentuk kerjasama sebagai Partner Institution dalam acara bertaraf internasional tersebut. Dengan kerjasama tersebut, Delegasi Pundi Amal Pemuda Indonesia mendapatkan slot waktu untuk presentasi framework atau kerangka kerja Pundi Amal Pemuda Indonesia yang berjudul “Pundi Amal Pemuda Indonesia Best Practice as Integrated Methodology for Sustainable Social Development in Indonesia” di depan audiens perwakilan institusi dari ASEAN dan Australia. Selain itu, Pundi Amal Pemuda Indonesia juga berkesempatan untuk mendapatkan undangan presenter atau peserta pada ASEAN University Conference on Public Relations and Communication di tahun berikutnya.

Baca Juga : 
Awal mula terjalinnya kerjasama internasional PAPI dalam APRC 2016 adalah undangan yang ditujukan pada Wahyu yang juga merupakan cofounder PAPI. Warga Kridosono RT 4 RW4 Blora tersebut mendapatkan email dari Advisor Committee APRC 2016 berisi undangan presentasi pada Agustus 2016 lalu. Melihat hal tersebut sebagai peluang eskalasi Pundi Amal Pemuda Indonesa, Wahyu segera bertindak untuk membentuk tim khusus. Tim khusus ini yang nantinya menginisiasi dan menjalankan proyek internasional #PAPIGoGlobal selama kurang lebih 3,5 bulan. Sebagai project leader, Wahyu mulai memilih anggota tim dengan mengajak diskusi para alumni dan penggerak PAPI. Setelah terbentuk tim, pembahasan kerangka kerja berdasarkan aktivitas PAPI mulai dilaksanakan untuk bahan membuat abstract dan presentasi ilmiah tentang pergerakan PAPI.

Keberangkatan Delegasi Pundi Amal Pemuda Indonesia
Setelah daya upaya yang telah dilakukan dirasa cukup, Perwakilan delegasi Pundi Amal Pemuda Indonesia atas amanah dari Wahyu dan tim khusus #PAPIGoGlobal berangkat ke UUM, Kedah Darul Aman, Malaysia. Framework Pundi Amal Pemuda Indonesia sukses dipresentasikan pada Konferensi tersebut. Banyak audiens yang tertarik untuk bekerjasama dan ingintahu karena Framework tersebut memberikan wawasan tentang program pengembangan berorientasi pada kepedulian pemuda lokal untuk menciptakan pemberdayaan sosial berkelanjutan dan terintegrasi. Program pengembangan tersebut berdasarkan pada pergerakan Pundi Amal Pemuda Indonesia yang relevan dengan statistik tingkat kesejahteraan masyarakat lokal.

Alumni Beasiswa Rumah Kepemimpinan Surabaya tersebut mengungkapkan, setelah Pundi Amal Pemuda Indonesia berhasil menjalin kerjasama gerakan sosial tingkat ASEAN dalam ASEAN University Conference on Public Relations and Communication 2016, ada beberapa pelajaran yang bisa didapatkan dan menjadi teladan bagi pemuda Indonesia. Pertama, berkarya adalah amanah bagi pemuda sehingga menjadi apapun bukan masalah selama dapat menebar manfaat dan memakmurkan bangsanya. Kedua, era milenium dan globalisasi membuka banyak opsi bagi pemuda untuk berkiprah, kemampuan membaca peluang menjadi penting untuk menginisiasi keberhasilan. Ketiga, perlunya penerapan budaya peduli, kolaborasi dan berbagi untuk mempersatukan potensi pemuda dari berbagai disiplin ilmu demi membangun daerahnya menjadi daerah yang lebih baik, berpotensi dan bermartabat.

Itulah tulisan inspiratif, kiriman dari Sahabat Ciluk Ba' Diyan Wahyu Pradana. Terima kasih atas ceritanya yang luar biasa, semoga dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk dapat berkarya dan berkontribusi secara maksimal pada bidang yang digeluti masing-masing. Nah, untuk temen-temen yang pengen lebih tahu tentang Diyan Wahyu Pradana, silahkan di baca profilnya, klik disni!

Untuk temen-temen mahasiswa yang memiliki cerita menarik yang ingin dibagikan, silahkan kirimkan ceritamu di alamat email : cilukbakampus@gmail.com

Sunday, February 12, 2017

9 Tips Mempersiapkan Karir Selagi Masih Kuliah

Mahasiswa dalam kesehariannya di kampus dituntut untuk mempersiapkan karir sedini mungkin, selama dia masih kuliah. Mempersiapkan karir selagi masih kuliah merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Hal-hal yang dipelajari dan dilakukan selama kuliah atau kegiatan di kampus lainnya memberikan pengaruh besar pada karir seseorang, baik langsung ataupun tidak. Meskipun pada awal masuk Perguruan Tinggi atau saat memilih jurusan belum kepikiran apa yang nantinya dilakukan saat berkarir nanti. Pada semester tertentu, sebagian besar mahasiswa berhasil menemukan apa yang perlu dilakukan sehingga dapat menunjang karirnya nanti. Tentunya hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor, seperti matakuliah, pengalaman dalam berorganisasi, faktor pergaulan, dan faktor yang mempengaruhi lainnya.


Nah, mungkin Anda bertanya-tanya hal apa saja yang perlu disiapkan selama masih kuliah guna mendukung karir Anda di masa depan? Mungkin beberapa tips di bawah ini akan membantu Anda menjawab pertanyaan Anda.

Tips Mempersiapkan Karir Selagi Masih Kuliah


1. Mencari Tahu Tujuan Anda

Pada saat memilih perguruan tinggi dan jurusan, pastikan itu sesuai dengan tujuanmu. Ingin jadi seperti apa Anda seteluh lulus, mau berkarir seperti apa? Jangan sampai Anda memilih jurusan atau bidang yang tidak bersesuaian dengan tujuan Anda. Memilih jurusan atau bidang yang sesuai dengan tujuan Anda akan mendukung karir Anda nanti.

2. Bersungguh-sungguh dalam Belajar

Menjadi seorang Mahasiswa berarti Anda sudah cukup dewasa dan dapat bertanggungjawab. Anda harus bertanggungjawab atas apa yang Anda pilih dengan cara bersungguh-sungguh menekuni bidang yang Anda terima. Terlebih lagi biaya kuliah saat ini tidaklah murah dan tentu saja membebani orangtua. Bila Anda beprestasi, bukan tidak mungkin bahwa Anda akan menerima beasiswa

3. Membangun Relasi

Membangun relasi yang baik dengan dosen, teman kelas atau teman kampus, teman dalam organisasi baik internal maupun ekternal kampus juga perlu dilakukan. Anda tidak akan pernah menduga peluang atau kesempatan apa yang mungkin bisa dibangun bersama atau hal apa yang bisa dilakukan untuk saling berkontribusi satu sama lain di masa depan.

4. Aktif dalam Berorganisasi

Tentu saja dalam berkarir nantinya Anda tidak mungkin bekerja sendiri, maka dari itu selama masih kuliah aktiflah di dalam sebuah organisasi mahasiswa, baik eksternal maupun internal kampus. Dengan aktif berorganisasi akan melatih kemampuan kita dalam bekerja sama dengan orang lain, melatih keterampilan kepemimpinan, dan komunikasi pun akan ikut terasah

5. Perdalam Keahlian

Bila Anda merasa ahli dalam suatu bidang atau matakuliah tertentu bahkan dapat berprestasi, maka perdalami bidang tersebut. Bisa jadi dan tidak menutup kemungkinan karir Anda dapat didukung oleh matakuliah atau bidang yang Anda dalami saat masih kuliah. Jika demikian, tentu saja Anda punya persiapan yang matang bukan?

6. Mengatur Waktu

Anda harus memiliki kemampuan mengatur waktu yang baik, karena tentu saja Anda tidak hanya mengikuti kelas matakuliah saja, bisa jadi Anda memiliki kegiatan di laboratorium, kegiatan di organisasi, tugas dan pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, maka dari itu diperlukan manajemen waktu yang baik

7. Memilih kegiatan positif

Di kampus tentu saja banyak UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Anda juga harus memilih kegiatan-kegiatan kampus apa yang mesti diikuti, karena tentu saja mempengaruh manajemen waktu Anda. Lebih baiknya memilih kegiatan yang dapat menunjang bidang Anda yang tengah Anda geluti.

8. Belajar Bahasa Asing

Kemampuan dalam berkomunikasi juga sangat penting dan lebih bagus lagi jika Anda dapat berkomunikasi dengan bahasa asing. Kemampuan dalam berbahasa asing minimal pasif sudah menjadi standar requirement hampir semua perusahaan saat ini. Bahkan, perusahaan lokal pun menerapkan standar tersebut.

9. Disiplin dan Kerja Keras

Perlu Anda ingat, kesuksesan tidak dicapai hanya dengan satu malam saja. Sesuatu yang datang secara instan akan hilang secara instan pula. Maka dari itu, tanamkanlah sikap disiplin dan bekerja keras selama Anda masih kuliah, selama Anda menjadi seorang Mahasiswa agar dapat melatih mental Anda yang diperlukan nantinya saat Anda berkarir

Nah, itulah 9 Tips Mempersiapkan Karir selagi masih kuliah yang bisa diterapkan saat ini juga. Perkuat niat dan barengi dengan kerja keras untuk kehidupan karir yang baik nantinya.